Udara merupakan komponen paling esensial bagi kehidupan makhluk hidup di dunia ini. Di dalam udara terkandung gas yang terdiri dari nitrogen, oksigen, argon, karbon dioksida, neon, helium, metan, dan hidrogen. Keseimbangan komponen-komponen tersebut sangat menentukan kualitas udara.

Namun, oleh karena aktivitas manusia, kualitas udara menjadi berkurang. Hadirnya pabrik-pabrik dan kendaraan bermotor membuat perubahan kimiawi berupa pengurangan atau penambahan salah satu komponen kimia dalam udara yang memicu terjadinya pencemaran atau polusi udara.

Menurut catatan BPS Jawa Tengah, aktivitas industri di Jateng selama ini telah menghasilkan zat-zat kimiawi berupa sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), hidro karbon (HC), dan karbon monoksida (CO), serta partikel debu. Zat-zat tersebut telah mencemari kebersihan udara di Jateng. Dampak dari pencemaran ini bagi manusia adalah iritasi sistem pernapasan karena zat-zat tersebut melebur ke dalam udara yang dihirup oleh manusia. (STN, Litbang Kompas)