Kerokan merupakan langkah yang sering digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi masuk angin. Sebenarnya adakah penyakit masuk angin itu?
– Dalam ilmu kedokteran, tidak ada istilah masuk angin.
– Gejala yang ditimbulkan seperti perut kembung, nyeri otot, pusing, sakit tenggorokan, bersin-bersin sampai batuk dan pilek merupakan gejala dari penyakit lain.
. Perut kembung secara kedokteran didiagnosa gejala maag atau adanya gangguan lambung dan gangguan pencernakan lainnya.
. Pusing,sakit tenggorokan, bersin, batuk dan pilek bisa merupakan gejala flu.
. Badan pegal atau nyeri otot bisa disebabkan karena terlalu capek dan kurang istirahat.
– Sebenarnya,kerokan hanyalah mengalihkan rasa sakit yang diderita pasien, tetapi tidak bisa mengobati penyakit itu. Kerokan dapat menyebabkan aliran darah ke kulit lebih lancar, sehingga badan akan merasa lebih segar.
– Prinsip kerokan sama dengan bekam. Kerokan dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah yang sudah tidak berfungsi dengan baik atau yang banyak mengandung CO2 akibat polusi sehingga dengan tehnik kerokan, dapat mengeluarkan uap-uap polusi dalam darah dan orang akan merasa lebih enakan.
– Kerokan bisa menimbulkan ketagihan atau kecanduan. Kerokan yang terlalu sering dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah yang masih berfungsi dengan baik, dan ini bisa membahayakan kesehatan.
– Sebaiknya orang yang mendiagnosa masuk angin berkonsultasi dengan dokter supaya tidak terjadi salah diagnosa dan akhirnya memperparah penyakit yang dideritanya.
Memang, terkadang kita menyimpulkan masuk angin (berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah), namun setelah kerokan tak kunjung sembuh, mau tak mau harus ke dokter. Repotnya, jika kesimpulan kita yang bak seorang dokter itu ternyata salah, dan pergi ke dokternya pun terlambat. Wah akan semakin runyam jadinya.