a. Jumlah Komponen

Berdasarkan jumlah komponen selama eksekusi program, maka dapat dikelompokkan menjadi :

– Struktur Data Statis (Jumlah komponennya tidak berubah)

– Struktur Data Dinamis (Jumlah komponennya dapat berubah)

b. Tipe untuk setiap komponennya

Apabila tipe data untuk seluruh komponennya harus sama, maka disebut Struktur Data Homogen, dan bila dimungkinkan komponennya mempunyai tipe data yang berbeda-beda, maka disebut Struktur Data Heterogen.

c. Nama-nama untuk memilih komponen

Hampir semua struktur data menyediakan operasi untuk mengakses komponen secara individu. Pada suatu array (kumpulan data yang mempunyai tipe sama), hal ini dilakukan dengan sebuah indeks berupa angka.

d. Jumlah maksimum komponen

Tidak semua jenis struktur data harus ditentukan jumlah maksimum komponen, namun untuk sebuah tipe data dinamis mungkin perlu ditentukan dengan jelas.

e. Pengorganisasian semua komponennya

Susunan yang paling umum adalah berupa barisan linier seperti pada array berdimensi 1, record, list, stack dan file. Selanjutnya ada yang dapat dikembangkan menjadi struktur non linier seperti array multi dimensi dan juga pohon/tree.